Kesadaran Siber

Sebuah pilar yang berfokus pada kesadaran, pemahaman, dan perilaku seluruh pemangku kepentingan dalam organisasi terhadap ancaman siber.

Gambaran Umum

Kesadaran Siber adalah pilar yang berfokus pada kesadaran, pemahaman, dan perilaku seluruh pemangku kepentingan dalam organisasi terhadap ancaman siber. Seberapa kuat pun teknologi keamanan yang diterapkan, faktor manusia tetap menjadi garis pertahanan terakhir. Manusia adalah kunci ketahanan dan kepercayaan digital.

Pilar ini bertujuan membangun literasi digital dan siber yang mendalam, termasuk pemahaman terhadap risiko, praktik keamanan dasar, serta pola pikir tanggung jawab bersama—bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya tim IT.

Kesadaran siber memastikan bahwa setiap individu dalam organisasi mampu mengenali ancaman seperti phishing, rekayasa sosial, dan kebocoran data, serta memahami prosedur respons insiden. Dengan kesadaran kolektif, organisasi dapat secara signifikan mengurangi risiko insiden, meningkatkan kepercayaan publik, dan mendukung budaya keamanan yang proaktif.

Produk Kami yang Mendukung Pilar-Pilar Ini

Komponen Utama

Literasi Digital & Siber

Mengembangkan pemahaman dasar tentang teknologi digital, ancaman siber, dan praktik keamanan yang baik (seperti kebersihan kata sandi, penggunaan autentikasi multi-faktor, dll.).

Pelatihan & Edukasi Kesadaran

Pelatihan rutin bagi karyawan, manajemen, dan mitra untuk mengenali ancaman seperti phishing, ransomware, rekayasa sosial, dan penipuan digital.

Kampanye & Komunikasi Internal

Kampanye internal, newsletter, poster, dan komunikasi rutin yang menanamkan budaya keamanan digital dalam aktivitas sehari-hari.

Program Kesadaran Berbasis Peran

Pelatihan berbasis peran (misalnya untuk eksekutif, staf operasional, atau developer) agar setiap pihak memahami risiko dan tanggung jawabnya masing-masing.

Budaya Pelaporan Insiden

Mendorong budaya pelaporan insiden atau aktivitas mencurigakan tanpa rasa takut disalahkan, dengan saluran komunikasi yang jelas.

Pemahaman Kebijakan & Praktik Terbaik

Memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami kebijakan keamanan siber organisasi, termasuk kebijakan terkait perangkat, data, dan penggunaan akses.

Peningkatan Berkelanjutan & Umpan Balik

Melibatkan mitra bisnis dan vendor untuk memahami standar keamanan serta kebijakan organisasi, guna menghindari celah dari pihak ketiga.

Peningkatan Berkelanjutan & Umpan Balik

Mengumpulkan umpan balik dari peserta pelatihan dan hasil simulasi untuk meningkatkan kualitas program awareness secara berkelanjutan.

Peta Jalan Kesadaran Siber Berbasis Trustless

Program Implementasi Kesadaran Siber

Cyber Awareness Implementation Program (CAIP) adalah program strategis Baliola untuk membangun budaya kesadaran digital dan siber di seluruh tingkat organisasi.
Program ini mengintegrasikan mekanisme dokumentasi trustless, kurikulum pendidikan terstruktur dari Mandala Future Technology Academy, serta pendekatan berkelanjutan Assessment → Consulting → Deployment → Re-Assessment untuk memastikan peningkatan yang konsisten dan berdampak terukur.
Melalui kerangka ini, CAIP memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang peran atau jabatannya, memahami tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan aset digital, memitigasi risiko siber, serta berkontribusi terhadap ketahanan siber organisasi secara menyeluruh.

Assessment – Mengukur Tingkat Kesadaran

  • Penilaian Kematangan Kesadaran Siber: Mengevaluasi tingkat kesadaran siber organisasi berdasarkan Trustless Awareness Matrix (0.0 – 3.0).
  • Tes Dasar Literasi Siber: Tes awal untuk mengukur literasi digital dan kemampuan dalam mengenali ancaman.
  • Analisis Kesenjangan & Tinjauan Kebijakan: Mengidentifikasi kesenjangan dalam pemahaman karyawan terhadap kebijakan internal, praktik terbaik, dan protokol keamanan.
  • Pemetaan Risiko Kesadaran: Menentukan area berisiko tinggi yang memerlukan kampanye kesadaran yang lebih intensif.

Consulting – Merancang Cetak Biru Kesadaran

  • Peta Jalan Kesadaran Siber: Rencana pelatihan dan kampanye selama 6–12 bulan, berbasis peran (eksekutif, staf, pengembang, dll.).
  • Desain Konten & Keterlibatan: Pengembangan materi komunikasi (poster, video, pembelajaran singkat, e-newsletter).
  • Kerangka Pelaporan Insiden: Perancangan mekanisme pelaporan insiden yang sederhana dan mudah dipahami.
  • Kolaborasi Mandala Future Technology Academy: Perancangan modul pelatihan literasi digital dan siber yang relevan dengan tren ancaman global.

Deployment – Pelatihan & Kampanye Kesadaran

  • Pelatihan & Lokakarya:
    • Program Literasi Siber Dasar – Untuk semua karyawan, berfokus pada praktik keamanan dasar (MFA, kebersihan kata sandi, phishing).
    • Program Kesadaran Siber Lanjutan – Untuk tim teknis atau staf yang mengelola data sensitif.
    • Program Kesadaran Eksekutif – Untuk para pemimpin, berfokus pada risiko strategis dan kebijakan keamanan digital.
  • Kampanye Internal: Kampanye kesadaran rutin (tips keamanan melalui email, poster, video singkat).
  • Latihan Kesadaran Phishing: Pengujian simulasi ancaman berbasis email phishing (dikoordinasikan dengan mitra).
  • Sistem Sertifikat & Lencana: Sertifikasi dari Mandala Future Technology Academy sebagai bukti kompetensi karyawan.

Re-Assessment – Evaluasi & Peningkatan Berkelanjutan

  • Tindak Lanjut Tes Literasi Siber: Pengukuran ulang tingkat kesadaran untuk melihat kemajuan peserta.
  • Umpan Balik & Penyesuaian Program: Evaluasi efektivitas materi pelatihan dan kampanye untuk perbaikan berkelanjutan.
  • Tinjauan Kesadaran Triwulanan: Laporan evaluasi awareness dan rekomendasi peningkatan secara berkala.
  • Kolaborasi Berkelanjutan dengan Mandala Academy: Pembaruan modul pelatihan sesuai dengan perkembangan ancaman terbaru.

Referensi

NIST NICE Cybersecurity Workforce Framework (SP 800-181) – Panduan pengembangan kompetensi dan kesadaran siber untuk tenaga kerja.
NIST Cybersecurity Framework (CSF) 2.0 – Protect Function – Fokus pada pelatihan kesadaran dan pendidikan pengguna.
ISO/IEC 27002 – Code of Practice for Information Security Controls (kontrol kesadaran keamanan).
ISO/IEC 27001 – Annex A.7.2.2 – Informasi keamanan untuk pelatihan dan kesadaran karyawan.
ENISA Cybersecurity Training and Awareness Framework – Praktik terbaik literasi digital dan kampanye keamanan Eropa.
CIS Control v8 – Control 14 (Security Awareness and Skills Training) – Panduan untuk edukasi karyawan terkait ancaman siber.
OECD Digital Security Risk Management for Economic and Social Prosperity – Strategi kesadaran digital di level organisasi dan publik.

Lihat Pilar Lainnya dalam Cyber Trust

Privasi Siber

Memastikan individu memiliki kepemilikan dan kendali atas identitas digital serta data mereka, dengan prinsip privacy by design.

Integritas Siber

Menjamin keaslian dan ketidakdapatubahan data serta keputusan melalui jejak audit yang dapat diverifikasi.

Ketahanan Siber

Membangun sistem yang mampu bertahan dan pulih dari serangan tanpa mengorbankan fungsi inti.

Wawasan Siber

Memanfaatkan AI dan data untuk memberikan insight yang dapat ditindaklanjuti, etis, dan meningkatkan pengambilan keputusan.

Scroll to Top

Certificate ISO 9001

Baliola has been certified with ISO 9001, which means the company has officially met international standards for quality management, demonstrating that its processes are well-organized, consistent, and focused on delivering high-quality products and services while continuously improving overall performance

Trademark Certificate Baliola

The trademark certificate for the name Baliola confirms that the brand is legally registered and its rightful owner is I.G.P. Rahman, the CEO of Baliola, giving him full authority to use, manage, and protect the Baliola trademark.

The Copyright Certificate for Mandala Application Chain

The copyright certificate for Mandala Application Chain confirms that Baliola is the legitimate copyright holder, granting full rights to use, develop, and protect the work from any unauthorized use.

The Copyright Certificate for Mandala Chain

The copyright certificate for Mandala Chain confirms that Baliola is the legitimate copyright holder, granting full rights to use, develop, and protect the work from any unauthorized use.

Biggest 10 google AI boothcamp for
MEDISA

MEDISA was selected in the list of the Top 10 Biggest AI Bootcamps from Google Hackathon.

1st Winner Infinity Hackaton OJK
x EKRAF

OJK Infinity Hackathon is a collaboration between OJK, the Indonesian Blockchain Association (ABI), and BlockDevId to gather the best innovators and talents.

International Visitor Leadership Program (IVLP)

Baliola’s CEO was selected as a representative in the 2025 International Visitor Leadership Program (IVLP), a professional exchange program sponsored by the U.S. Department of State.

SWC Grand Finalist San Franscisco 2024

Baliola was crowned the Grand Finalist of the Startup World Cup (SWC) Indonesia Regional and will represent Indonesia to compete in the global Grand Final held in Silicon Valley, San Francisco.

Swacitta Nugraha Awards

The Bali Suwacita Nugraha is an award given by the Provincial Government of Bali to individuals or groups who have successfully created creative innovations in the field of technology that provide tangible benefits to the community.

Startup World Cup Bali 2024

Startup World Cup Bali 2024 is a regional startup competition organized by Bali Tech Startup, Primakara University, and Pegasus Tech Ventures with the aim of finding a startup to represent Indonesia in the “Startup World Cup” global pitching competition in Silicon Valley.