Roadmap Masa Depan Digital yang Terverifikasi

Cyber Trust Maturity Framework (CTMF) adalah blueprint strategis kami untuk membangun sistem yang dapat diverifikasi sejak desain, bukan bergantung pada kepercayaan buta. Framework ini menjadi standar bagi generasi berikutnya dari infrastruktur digital.

Dari Reaktif ke Proaktif: Empat Tahap Kepercayaan

Trustless 0.0

Blind Trust

Sistem yang terfragmentasi, tanpa log yang dapat diverifikasi, dan kepercayaan diberikan tanpa pembuktian. Digitalisasi berjalan tanpa fondasi keamanan yang kuat.

Trustless 1.0

Surface Control

Kebijakan telah diterapkan, namun proses verifikasi masih bersifat manual dan terbatas. Kepercayaan didasarkan pada otoritas, bukan pada pembuktian sistemik.

Trustless 3.0

Verifiable Digital

Organisasi mulai membangun sistem yang mendukung verifikasi, integritas data, serta kendali pengguna atas identitas digital. Jejak digital dan pemanfaatan teknologi seperti blockchain atau Decentralized Identity (DID) mulai diterapkan.

Trustless 4.0

Trustless by Design

Tujuan akhir. Sistem tidak lagi memerlukan kepercayaan karena dapat diverifikasi oleh siapa pun, kapan pun. Keamanan, privasi, dan integritas terbangun langsung di dalam arsitektur sistem itu sendiri.

Lima Pilar Kepercayaan Siber

Privasi Siber

Memastikan individu memiliki kepemilikan dan kendali atas identitas serta data digital mereka, dengan privasi yang terintegrasi sejak desain.

Integritas Siber

Menjamin keaslian dan ketidakdapatubahan (immutability) data serta keputusan melalui jejak audit yang dapat diverifikasi.

Ketahanan Siber

Membangun sistem yang mampu bertahan dan pulih dari serangan tanpa mengorbankan fungsi inti.

Kesadaran Siber

Mengubah kerentanan terbesar—ketidaktahuan manusia—menjadi pertahanan terkuat organisasi

Wawasan Siber

Memanfaatkan AI dan data untuk menghadirkan insight yang dapat ditindaklanjuti secara etis serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

Mengapa Kerangka Kerja Ini
Penting Untuk Saat Ini

Rata-rata biaya kebocoran data mencapai rekor tertinggi.

USD 4,88 Juta

pada 2024

Meski 74% dari seluruh kebocoran data melibatkan faktor manusia, masalah sebenarnya bukan pada orangnya—melainkan pada kurangnya pemahaman.

Organisasi yang menerapkan pelatihan keamanan secara proaktif mengalami penurunan insiden hingga 60%.

Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya?

CTMF lebih dari sekadar dokumen; ini adalah kemitraan strategis. Kami membantu Anda menilai tingkat kematangan saat ini
dan membangun roadmap yang disesuaikan menuju masa depan yang lebih aman dan terpercaya.

Scroll to Top

Certificate ISO 9001

Baliola has been certified with ISO 9001, which means the company has officially met international standards for quality management, demonstrating that its processes are well-organized, consistent, and focused on delivering high-quality products and services while continuously improving overall performance

Trademark Certificate Baliola

The trademark certificate for the name Baliola confirms that the brand is legally registered and its rightful owner is I.G.P. Rahman, the CEO of Baliola, giving him full authority to use, manage, and protect the Baliola trademark.

The Copyright Certificate for Mandala Application Chain

The copyright certificate for Mandala Application Chain confirms that Baliola is the legitimate copyright holder, granting full rights to use, develop, and protect the work from any unauthorized use.

The Copyright Certificate for Mandala Chain

The copyright certificate for Mandala Chain confirms that Baliola is the legitimate copyright holder, granting full rights to use, develop, and protect the work from any unauthorized use.

Biggest 10 google AI boothcamp for
MEDISA

MEDISA was selected in the list of the Top 10 Biggest AI Bootcamps from Google Hackathon.

1st Winner Infinity Hackaton OJK
x EKRAF

OJK Infinity Hackathon is a collaboration between OJK, the Indonesian Blockchain Association (ABI), and BlockDevId to gather the best innovators and talents.

International Visitor Leadership Program (IVLP)

Baliola’s CEO was selected as a representative in the 2025 International Visitor Leadership Program (IVLP), a professional exchange program sponsored by the U.S. Department of State.

SWC Grand Finalist San Franscisco 2024

Baliola was crowned the Grand Finalist of the Startup World Cup (SWC) Indonesia Regional and will represent Indonesia to compete in the global Grand Final held in Silicon Valley, San Francisco.

Swacitta Nugraha Awards

The Bali Suwacita Nugraha is an award given by the Provincial Government of Bali to individuals or groups who have successfully created creative innovations in the field of technology that provide tangible benefits to the community.

Startup World Cup Bali 2024

Startup World Cup Bali 2024 is a regional startup competition organized by Bali Tech Startup, Primakara University, and Pegasus Tech Ventures with the aim of finding a startup to represent Indonesia in the “Startup World Cup” global pitching competition in Silicon Valley.