Baliola dan Diskominfo Sumedang Berhasil Mengintegrasikan Blockchain Mandala Chain ke dalam Sistem E-Office Desa untuk Pelacakan Dokumen dan Anti-Pemalsuan
Baliola, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumedang, telah berhasil mengimplementasikan dan mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam sistem E-Office Desa di Sumedang. Inisiatif terobosan ini bertujuan untuk meningkatkan sistem administrasi dengan menghadirkan fitur pelacakan dokumen dan anti-pemalsuan untuk dokumen-dokumen penting. Hasil implementasi ini ditampilkan pada acara Jatinangor Digital yang diselenggarakan dalam Technolife Jatinangor pada 10–11 Desember 2024.
Sebagai bagian dari uji coba, Baliola mengintegrasikan Mandala Chain, sebuah teknologi blockchain yang dirancang untuk memastikan keamanan dan integritas data dalam sistem E-Office Desa. Teknologi ini memungkinkan dokumen yang diunggah dan diproses untuk dilacak serta dilindungi dari perubahan yang tidak sah, sehingga meningkatkan kepercayaan dan transparansi dalam pengelolaan arsip administrasi.
Selain itu, Baliola bekerja sama dengan Alphasign untuk mengintegrasikan teknologi sertifikat digital dan tanda tangan digital dengan Mandala Chain. Kolaborasi ini menghasilkan penciptaan monumen digital yang melambangkan komitmen dalam mengembangkan Jatinangor sebagai Digital Knowledge City. Monumen digital tersebut merepresentasikan langkah penting menuju transformasi Jatinangor menjadi pusat pengetahuan berbasis digital, dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas di berbagai sektor.
Acara Jatinangor Digital dihadiri oleh para pejabat daerah dari desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Sumedang, yang menyaksikan secara langsung implementasi teknologi mutakhir ini. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan daerah.
“Dengan implementasi teknologi blockchain, kami tidak hanya menyediakan keamanan yang lebih besar untuk data dan dokumen penting, tetapi juga meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam administrasi pemerintahan. Kolaborasi kami dengan Alphasign untuk mengintegrasikan tanda tangan dan sertifikat digital semakin memperkuat sistem ini,” ujar IGP Rahman Desyanta, CEO Baliola.
Baliola adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada solusi berbasis blockchain untuk berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan bisnis. Dengan visi untuk mempercepat transformasi digital, Baliola menghadirkan teknologi inovatif untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan data.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi blockchain Baliola dan implementasinya di sektor pemerintahan, kunjungi baliola.io.